Mengenal Jenis Standar ISO

Pada era global seperti saat ini sangat berpengaruh terhadap sebuah perusahaan yang mana harus berhadapan dengan persaingan yang amat ketat, terutama dengan adanya penetrasi yang berasal dari perusahaan-perusahaan asing. Kondisi yang demikian itu membuat perusahaan lokal dituntut untuk bisa meningkatkan daya saingnya.

Disinilah peran Jasa ISO menjadi perantara bagi sebuah perusahaan untuk dapat meningkatkan daya saing tersebut.

Agar bisa menghadapi era global dengan sengitnya persaingan yang ada, diperlukan sebuah strategi bisnis yang tepat terutama dengan semakin meningkatnya daya saing produk. Nah, strategi bisnis yang bisa diterapkan oleh sebuah perusahaan bisa bersifat internal maupun eksternal. Sementara salah satu upaya peningkatan kinerja internal yaitu dengan melakukan peningkatan terhadap sistem manajemen perusahaan tersebut supaya menjadi lebih baik bersama dengan penerapan ISO.

ISO (The International Organization for Standardization) adalah sebuah badan standar dunia yang sengaja dibentuk guna meningkatkan kegiatan perdagangan internasional berkaitan dengan adanya perubahan pada jasa maupun barang. Badan ini berpusat di Swiss dan telah banyak menerbitkan beragam jenis standar ISO yang diterapkan pada berbagai perusahaan yang ada di Indonesia.

Ketika anda menemui atau mengundang layanan Jasa ISO, inilah jenis-jenis standar ISO tersebut.

1. ISO 9001

Yaitu sistem manajemen mutu paling tren dan populer yang telah direvisi terbaru yakni ISO 9001:2015. Sementara ciri dari ISO 9001 adalah melakukan proses pendekatan dengan tujuan guna semakin meningkatkan efektivitas terhadap manajemen mutu. Berbagai pendekatan yang dilakukan mensyaratkan supaya dilakukannya penerapan, identifikasi, pengelolaan serta peningkatan yang berkesinambungan.

2. ISO/IEC 17025

Adalah jenis standar yang terkait pada persyaratan lembaga pengujian seperti laboratorium. Yang menjadi sasaran dan fokus di standar ini yaitu kompetensi laboratorium kalibrasi dan pengujian. Jenis standar ini sangat penting guna memastikan keakuratan pada hasil pengujian terkait terhadap bidang produksi, perdagangan, kesehatan sampai pada perlindungan konsumen.

3. ISO 28000

Adalah jenis persyaratan pada sistem keamanan rantai pasokan. Jenis standar yang satu
ini diperuntukkan bagi perusahaan yang mempunyai risiko ancaman tinggi seperti hotel, pertambangan, bank dan fasilitas umum.

4. ISO 5001

ISO 5001 adalah jenis standar yang diterapkan pada sistem manajemen energi yang tujuannya adalah untuk membantu sebuah organisasi dalam membangun proses serta sistem dalam peningkatan konsumsi energi, kinerja serta efisiensi. Jenis standar ini dirancang pula guna dapat berintegrasi terhadap standar manajemen yang lain.

5. ISO 14001

ISO 14001 ini adalah standar yang terkait dengan sistem terhadap manajemen lingkungan. Sebuah organisasi yang sistem ini harus bisa mengidentifikasi aspek serta dampak lingkungan yang telah ditimbulkan oleh operasional usahanya. Sejumlah aspek yang harus dipenuhi oleh organisasi dengan penerapan standar ini mencakup upaya untuk penghematan bahan bakar, air, energi dan pengelolaan limbah.

6. ISO 22000

Jenis ISO ISO 22000 adalah standar yang kaitannya mencakup sistem manajemen keamanan pangan. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang minuman atau makanan, maka harus memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan konsumen sehingga dituntut untuk melakukan peningkatan terhadap kontrol internal apalagi dalam hal produksi. Adanya standar ini mensyaratkan jika tiap produk haruslah mempunyai rencana pada proses dan pengendaliannya.

7. ISP/IEC 27001

Adalah standar pada Informasi Security Managemen System (ISMS) yakni sistem manajemen keamanan informasi. Jenis standar ini banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan yang berkecimpung pada bidang aplikasi IT dan semacamnya.

8. ISO TS 16949

ISO TS 16949 merupakan spesifikasi teknik keluaran ISO pada sistem manajemen mutu pada bidang industri otomotif. Jenis standar ini mempunyai konsep pada perbaikan yang berkelanjutan, tindakan pencegahan dan perbaikan serta pengendalian rantai pemasok.

Itulah sedikit ulasan terkait dengan Jasa ISO dan jenis-jenis standar ISO. Menggunakan Jasa ISO tentu akan memberikan manfaat bagi perusahaan anda. Nah, jangan lupa gunakan Jasa ISO yang tepat.