Sertifikasi: Cara Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi Indonesia

Profesi menjadi seorang kontraktor kini bukan profesi yang asing lagi. Ini dikarenakan banyaknya kebutuhan akan pembangunan. Jasa ahli pembangunan sangatlah diperlukan, karena mereka sudah memiliki Sertifikasi keahlian.

Ahli pembangunan yang dicari oleh masyarakat adalah yang benar-benar bekompeten. Bukan hanya sekedar kemampuan abal-abal atau karena title insinyur atau sarjana saja. Apalagi kini para kontraktor harus memiliki kemampuan yang bersertifikat sesuai dengan profesinya. Bahkan ada kode etik yang mengaturnya. Bukan profesi sembarangan. Sudah bukan rahasia umum lagi, maka dari itulah masyarakat pun tidak bisa dibohongi lagi. Mereka akan benar-benar memilih kontraktor berkualitas untuk membangun hunian terbaiknya.

Sertifikasi Tenaga Kontraktor

Bagi semua kontraktor, harus memiliki 2 macam kompetensi yang besertifikat, yakni dikenal dengan SKA dan SKT. SKA adalah Sertifikat Keahlian dan SKT adalah Sertifikat Keterampilan. Kedua sertifikat ini wajib dimiliki oleh seorang kontraktor. Mereka akan disebut profesional jika sudah memiliki dua sertifikat tersebut.

Adapun persyaratan pengajuan Sertifikasi keahlian dan keterampilan seorang kontraktor yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut.

Untuk SKA

  • Mengumpulkan fotocopy KTP, NPWP, dan Ijazah. Untuk ijazah ini, minimal ijazah D3.
  • Daftar Riwayat Hidup.
  • Foto diri berukuran 3×4 sebanyak 3 lembar.

Persyaratan tersebut juga akan sama untuk pengajuan SKT. Perbedaannya adalah pada ijazah yang minimal STM atau SMA. Lebih mudah untuk pengajuan SKT ini daripada SKA, dilihat dari jenjang pendidikannya. Tidak harus Diploma atau sarjana. Jadi setidaknya seorang kontraktor memiliki SKT dahulu lalu mengejar SKA. Karena akan lebih lengkap dan berkualitas jika memiliki kedua keterampilan tersebut.

Baik untuk pengajuan SKT dan SKA harus memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut. Jangan ada yang ketinggalan. Karena penting dan menyangkut hasil yang akan kita peroleh sebagai cermin dari keterampilan kita. Jika persyaratannya kurang pun pemrosesan akan terhambat. Apalagi jika dilakukan secara online, sistem tidak akan menindaklanjuti jika persyaratannya kurang.

Mengurus Sertifikasi Kontraktor Secara Online

Untuk kepengurusannya, bisa dilakukan sendiri atau dengan bantuan jasa online. Kepengurusan pribadi pun akan melibatkan banyak pihak, karena yang mengeluarkan sertifikat ini adalah LPJK. Sertifikasi kontraktor secara online ini bisa dilakukan dengan mudah melalui alur berikut ini.

1. Mengisi formulir yang disediakan di situs. Sebelum pengambilan formulir, kita harus melakukan pendaftaran, dengan mengisi nama, nomer telepon, alamat email serta kode SKT atau SKA yang kita inginkan. Untuk kodenya sudah disediakan secara detail, tinggal memasukkan saja tanpa susah-susah mikir panjang. Untuk kontraktor, beberapa pilihan kode yang cocok misalnya untuk kode 601 yaitu Ahli Manajemen Konstruksi, 603 yaitu Ahli K3 Konstruksi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sesuaikan dengan bidang konstruksi yang kita geluti.

2. Mengirim persyaratan yang telah disebutkan sebelumnya dalam bentuk file lewat email. Semua persyaratan di scan lalu dijadikan satu file. Lebih mudah dan praktis, tidak perlu pergi ke mana-mana.

3. Menunggu pemberitahuan tentang progres Sertifikasi yang diajukan. Pemberitahuan ini akan berisi notifikasi tentang kesiapan pemrosesan pengajuan ke tahap selanjutnya dan juga dilampiri dengan invoice pembayaran sebagai rincian biayanya.

4. Mendapatkan kiriman pesan lewat email yang berisi scan sertifikat Keahlian dan Keterampilan yang kita ajukan. Tugas kita adalah mengeceknya. Apakah data-data kita sudah akurat apa belum. Lalu memberikan konfirmasi balik.

5. SKA dan SKT siap dikirim ke kita dan siap dicetak.

Alur pengajuan SKA dan SKT ini sangatlah mudah. Tidak perlu menunggu lama. Kecanggihan teknologi sudah tidak perlu diragukan lagi kemudahannya. Mengurus Sertifikasi untuk profesi kontraktor sangat mudah, jadi jangan sampai tidak dipenuhi. Akan merugikan diri sendiri karena masyarakat akan kurang percaya dengan keahlian kita. Jadi, segera lakukan pendaftaran untuk memperoleh sertifikat keahlian dan keterampilan yang kini bisa dilakukan secara online.